Pada hari sabtu kemarin (11/05/13) Pabrik Gula Sumberharjo merayakan puncak acara selametan giling tebu tahun 2013. Acara ini baru pertama kali saya ikuti, sebelumnya pingin ngliput di Klaten tetapi belum kesampaian, akhirnya kesampaian juga di PG. Sumberharjo Pemalang.
Dalam
acara tradisi giling tebu ini seperti biasa diawali dengan adanya
prosesi iring-iringan penganten tebu yang dilakukan oleh sejumlah
karyawan pabrik gula.Rangkaian acara berjalan cukup menarik sehingga mampu menyedot ribuan pengunjung untuk menyaksikannya. Dalam prosesi selamatan giling tebu, sebelumnya pasangan pengantin
Abraham Asyam bin PS B62 sebagai pengatin pria dan Nadlatul Hasanah
binti SS 57 sebagai pengantin wanita dikirab.
Iring-iringan
penganten tebu yang dibawa oleh para karyawan dan dikawal sejumlah
satuan pengaman PG Sumberharjo, dari gudang gula berjalan menuju pusat
kegiatan selamat giling tebu yang di lokasinya di halaman pabrik.
Sebagai simbol, dua pasang boneka dirias layaknya sebagai penganten
beneran dengan mengenakan baju beskap dan kebaya berwana hijau pupus.
Sesampainya di pusat acara, penganten tebu masuk pada acara inti
prosesi giling tebu. Yaitu, dengan ditandainya penyerahan penganten tebu
untuk diletakan di atas krapyak sebagai tanda dimulainya prosesi giling
tebu.
Pernyerahan penganten tebu itu dilakukan oleh pengiring
penganten kepada administratur dan sejumlah kepala bagian yang ada di PG
Sumberharjo, termasuk kepada para pejabat daerah yang saat itu hadir.
Dalam
rangkaian acara puncak selamatan giling tebu tahun 2013, seperti biasa
untuk memeriahkan jalannya rangkaian acara tersebut banyak kegiatan
lomba yang digelar. Dan untuk menarik para peserta, panitia juga telah
menyediakan banyak hadiah. Yang penyerahannya dilakukan pada saat pra
acara selamatan. Dengan diiringi hiburan organt tungal.
Sementara kegiatan lain yang tidak kalah ramainya, selama beberapa hari
menjelang akan dilaksanakanya selamatan giling, ada hiburan taman ria
dan pasar malam.