Tampilkan postingan dengan label gua maria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gua maria. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Januari 2013

Mampir ke Goa Bunda Maria Ratu Besokor

Pada saat saya melakukan perjalanan dari Yogyakarta ke Pemalang sampai di daerah Weleri Jawa Tengah di kanan jalan ada tulisan Goa Maria tepatnya Goa Bunda Maria Ratu. Goa Maria adalah tempat ziarah bagi umat Katolik. Saya dan istri lalu mampir ke goa ini sekalian rehat dari perjalanan panjang. Dalam hati saya ternyata ada juga ya tempat ziarah di daerah Weleri,gua ini berlokasi di Dusun Besokor, Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah masuk Lingkungan Paroki St. Martinus Weleri.
Begitu masuk lokasi gua hawa segar langsung menyambut kami karena banyak pepohonan di lingkungan gua, setelah istirahat sebentar kami lalu berdoa di depan goa, sudah ada beberapa orang yang sedang berdoa.
Selesai berdoa kami lalu keliling lokasi gua, ternyata tempatnya luas sekali dan tentunya hawa segar yang bikin kami betah beristirahat. Di sini juga disediakan semacam gazebo untuk beristirahat jumlahnya 3 buah lumayan untuk menampung orang banyak.
Selain sebagai tempat ziarah Goa Bunda Maria Ratu Besokor sejak tahun 2004 oleh Pemerintah Kabupaten Kendal ditetapkan sebagai Daerah Tujuan Wisata (DTW) mendampingi DTW lain di Kabupaten Kendal.
Dirasa istirahatnya cukup kami pun melanjutkan perjalanan, jadi bagi yang melewati jalur Weleri arah Pantura silahkan mampir.

Minggu, 02 Januari 2011

Gua Maria Lourdes Sendang Sono

Tempat ini ramai dikunjungi peziarah dari seluruh Indonesia pada bulan Mei dan bulan Oktober. Selain berdoa, pada umumnya para peziarah mengambil air dari sumber. Mereka percaya bahwa air tersebut dapat menyembuhkan penyakit.








Catatan terkait memperlihatkan, Sendangsono awalnya merupakan tempat pemberhentian (istirahat sejenak) para pejalan kaki dari Kecamatan Borobudur Magelang ke Kecamatan Boro (Kulon Progo), atau sebaliknya. Tempat itu banyak dikunjungi karena keberadaan sendang (mata air) yang muncul di antara dua pohon sono. Kesejukan dan kenyamanan tempat itu ternyata juga dimanfaatkan untuk bertapa oleh sejumlah rohaniawan Buddha dalam rangka mensucikan dan menyepikan diri. Nilai spiritualistik muncul dan menguat seiring dengan adanya kepercayaan yang didasarkan pada suatu legenda bahwa tempat itu juga dihuni Dewi Lantamsari dan putra tunggalnya, Den Baguse Samija. Dari situ bisa dilihat bahwa sebenarnya nilai rohani Sendangsono sudah terbangun sebelum Gereja Katolik berkarya di tempat itu. Keberadaan Sendangsono tak luput dari peran Romo Van Lith SJ, rohaniawan Belanda yang lama tinggal di Pulau Jawa. Hal itu juga menandakan bahwa Sendangsono tidak bisa dilepaskan dari lingkaran sejarah Gereja Katolik di Pulau Jawa mengingat Romo Van Lith sendiri merupakan salah satu rohaniwan yang menyebarkan ajaran Katolik di Pulau Jawa.

Jumat, 15 Oktober 2010

Gua Maria Marganingsih



Gua Maria Marganingsih (jalan mengalirnya rahmat)
Ds. Ngaren, Bayat - Klaten (Yogyakarta - Solo, Pertigaan Bendo Gantungan Klaten arah Bayat), Paroki Santa Maria Bunda Kristus, Wedi - telepon 0272 - 322797. Peresmian 27 Oktober 2002 - Uskup Agung Semarang, Mgr. Ign. Suharyo, Pr.
Koordinat GPS : S7° 47' 2.0" E110° 37' 45.3"