Tampilkan postingan dengan label pemalang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemalang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Februari 2015

Pesta Laut Tanjungsari Kabupaten Pemalang

 Acara Pesta Laut Tanjungsari sebenarnya sudah berlangsung tanggal 09 November 2014 lalu, tetapi baru sempat saya posting bulan Februari 2015. Acara berlangsung di TPI Tanjungsari Kelurahan Sugihwaras, Kabupaten Pemalang Jawa Tengah. Selain acara utama dilangsungkan juga pagelaran wayang dan khitanan masal.
Sejak pagi pengunjung berbondong-bondong datang memadati lokasi acara. Pertigaan Tanjungsari yang merupakan perlintasan jalur pantura dijaga sejumlah aparat keamanan, karena banyak pengunjung yang keluar-masuk jalan. Selain itu kirab sesaji sebelum dilarung juga melewati jalan yang sama.


Setelah diruwat Dalang Ki Wahyudin, sesaji kemudian diangkut ke dalam kapal dan siap dilarung ke tengah laut. Banyak warga yang ikut naik ke kapal untuk mendapatkan sesaji yang di larung ke tengah laut.


Acara itu merupakan tradisi turun-temurun termasuk sesaji yang dilarung ke laut merupakan ritual nelayan yang dilakukan sejak dulu.  Inti dari acara tersebut adalah memohon kepada Tuhan agar para nelayan yang melaut diberikan berkah dengan mendapatkan ikan banyak dan jauh dari bahaya.

Jumat, 20 Desember 2013

Pagelaran Seni Budaya Widuri Carnival

pinjem gambar di blog
Hari sabtu kemarin (14/12/13) ribuan warga masyarakat Kabupaten Pemalang memadati alun-alun kota dan sekitarnya. Mereka berdesak-desakan untuk menyaksikan acara seni dan budaya yaitu Widuri Carnival 2013.
 
kereta pembawa Bupati
Pagelaran akbar seni budaya yang dikemas dalam rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Pemalang ke-438 ini berlangsung cukup meriah dan semarak. Kemeriahan acara tersebut ditunjukan banyaknya seni dan budaya yang disajikan oleh para peserta.
 
gunungan kamir (makanan khas Pemalang)
Acara di mulai dari Sirandu Mall menuju alun-alun Kota Pemalang, pagelaran ini diikuti oleh kontingen dari kecamatan yang ada di Kabupaten Pemalang.

salah satu peserta carnival
Berbagai macam sajian seni dan budaya yang ditampilkan dengan hasil kreasi dari masing-masing peserta cukup menarik perhatian pengunjung. Diantaranya tarian Kebo Ijo dari Kecamatan Petarukan, tari dodolan dolanan dari Kecamatan Taman, Sintren dari Kecamatan Pemalang.
 
seni tari 'Kebo Ijo"
Dari Kecamatan Comal dengan Seni Brundung , Seni Calung dari Randudongkal , Seni Jaran Kepang dari Kecamatan Watukumpul, Bang Pucung dari Kecamatan Warungpring, dan banyak lagi kesenian pontensi lokal yang ditampilkan di acara tersebut.

Senin, 09 Desember 2013

Tidak Sengaja Lihat Kesenian Sintren

para pemain sintren
Hari jumat kemarin (06/12/13) saya bersama istri tercinta kira-kira jam setengah delapan sayup-sayup kami mendengar suara gending-gending seperti gamelan dimainkan. Kami mengira itu suara musik dari suatu hajatan tetangga.
Karena penasaran kami keluar rumah, ternyata di luar sudah banyak berkerumun orang-orang seperti menonton suatu pertunjukkan. Kami pun mencoba mendekati kerumunan, ternyata suara gamelan tadi berasal dari pertunjukkan sintren.

Tentang Sintren
Sintren adalan kesenian tari tradisional masyarakat Jawa, khususnya di Cirebon. Kesenian ini terkenal di pesisir utara Jawa Barat dan Jawa Tengah, antara lain di Indramayu, Cirebon, Majalengka, Jatibarang, Brebes, Pemalang, Banyumas, Kabupaten Kuningan, dan Pekalongan. Kesenian Sintren dikenal juga dengan nama lais. Kesenian Sintren dikenal sebagai tarian dengan aroma mistis/magis yang bersumber dari cerita cinta kasih Sulasih dengan Sulandono. Pinjem dari situs terkenal.
para pemain cowok
Seumur hidup saya baru pertama kali melihat kesenian sintren, dulu pernah denger tapi belum pernah melihat secara langsung. Kelompok kesenian yang tampil bernama Kelompok Sintren Gebyar Pemalang, selama dua hari akan pentas di kampung kami.
pemain yang sudah kerasukan
Kesenian sintren dimainkan oleh tiga orang, satu orang cewek dan dua orang cowok yang saya melihatnya cowok lemah gemulai hahaha...Peran dua orang cowok hanya sebagai pendamping yang utama adalah si cewek.

Yang special dari kesenian ini kalau saya melihatnya ketika si cewek di masukkan kedalam kurungan yang ditutup kain.Sebelum dimasukkan kurungan si cewek tangannya diikat ke belakang dengan bagian bawah sudah mengenakan jarit atau kebaya. Setelah dimasukkan kedalam kurungan si cewek akan berganti pakaian secara cepat. Setelah kurungan dibuka pemain cewek sudah berganti kostum seorang penari komplit dengan bunga-bunga tetapi matanya tertutup kaca mata hitam.
mempersiapkan kemenyan baru
Setelah para penari kerasukan roh, mereka akan dibawa turun panggung didampingi seorang pawang menghampiri para penonton sambil meminta saweran.
Karena sudah cukup larut malam, sang istri yang tidak terbiasa menonton pertunjukkan dengan berdiri terlalau lama akhirnya mengajak pulang, sebenarnya kalau saya masih betah kalau disuruh nonton kesenian yang berbu budaya.

Kamis, 29 Agustus 2013

Kamis, 30 Mei 2013

Selametan Giling PG. Sumberharjo

Pada hari sabtu kemarin (11/05/13) Pabrik Gula Sumberharjo merayakan puncak acara selametan giling tebu tahun 2013. Acara ini baru pertama kali saya ikuti, sebelumnya pingin ngliput di Klaten tetapi belum kesampaian, akhirnya kesampaian juga di PG. Sumberharjo Pemalang.


Dalam acara tradisi giling tebu ini seperti biasa diawali dengan adanya prosesi iring-iringan penganten tebu yang dilakukan oleh sejumlah karyawan pabrik gula.Rangkaian acara berjalan cukup menarik sehingga mampu menyedot ribuan pengunjung untuk menyaksikannya. Dalam prosesi selamatan giling tebu, sebelumnya pasangan pengantin Abraham Asyam bin PS B62 sebagai pengatin pria dan Nadlatul Hasanah binti SS 57 sebagai pengantin wanita dikirab. 

Iring-iringan penganten tebu yang dibawa oleh para karyawan dan dikawal sejumlah satuan pengaman PG Sumberharjo, dari gudang gula berjalan menuju pusat kegiatan selamat giling tebu yang di lokasinya di halaman pabrik.
  
Sebagai simbol, dua pasang boneka dirias layaknya sebagai penganten beneran dengan mengenakan baju beskap dan kebaya berwana hijau pupus. Sesampainya di pusat acara, penganten tebu masuk pada acara inti prosesi giling tebu. Yaitu, dengan ditandainya penyerahan penganten tebu untuk diletakan di atas krapyak sebagai tanda dimulainya prosesi giling tebu. 
Pernyerahan penganten tebu itu dilakukan oleh pengiring penganten kepada administratur dan sejumlah kepala bagian yang ada di PG Sumberharjo, termasuk kepada para pejabat daerah yang saat itu hadir.
Dalam rangkaian acara puncak selamatan giling tebu tahun 2013, seperti biasa untuk memeriahkan jalannya rangkaian acara tersebut banyak kegiatan lomba yang digelar. Dan untuk menarik para peserta, panitia juga telah menyediakan banyak hadiah. Yang penyerahannya dilakukan pada saat pra acara selamatan. Dengan diiringi hiburan organt tungal.
Sementara kegiatan lain yang tidak kalah ramainya, selama beberapa hari menjelang akan dilaksanakanya selamatan giling, ada hiburan taman ria dan pasar malam.

Jumat, 12 April 2013

Bukit Mendelem - Mirip Nglanggeran di Jogjakarta

Bukit Mendelem atau Gunung Jimat terletak di Desa Mendelem, Kecamatan Belik, Kab. Pemalang. Sebuah bukit dengan ketinggian kurang lebih 1450 m yang terletak kurang lebih 42 km ke arah tenggara kota Pemalang dengan luas 3,5 Ha menyajikan pemandangan yang menawan dengan medan terjal dan batuan diorit yang menghiasi sebagian besar punggung bukit yang sangat cocok bagi pecinta panjat tebing
Bukit yang tampak bagaikan pahatan pualam dari kejauhan dan mempunyai kaki bukit yang bentuknya mirip dengan sebuah payung yang di bawahnya terdapat gua yang sering dimanfaatkan untuk menyepi atau bermeditasi.
Bukit Mendelem mengingatkan saya dengan Gunung Api Purba Nglanggeran di Gunungkidul, Yogyakarta. Perbedaannya kalau di Gunung Api Purba Nglanggeran bukitnya banyak sehingga kalau kita naik disalah satu bukit, kita bisa melihat bukit yang lain. Sedangkan di Bukit Mendelem hanya satu bukit saja.
Di sekitar bukit ini banyak ditumbuhi pohon-pohon khas perbukitan seperti pinus, pohon kayu putih , cemara dan pohon bambu pun juga ada. Memasuki kawasan Bukit Mendelem pengunjung belum dipungut retribusi alias gratis, meskipun begitu kita tetap harus menjaga kebersihan dan kesopanan agar kawasan ini tetap terjaga kelestariannya. Sayang saya datang sudah terlalu siang jadi mohon maaf jika foto-foto kurang menarik.

Sabtu, 23 Maret 2013

Pesona Alam Desa Gombong Belik, Pemalang

Setelah puas dengan menikmati sunrise di Desa Gombong Belik, Pemalang saya masih penasaran dengan alam di desa ini. Akhirnya dari pada penasaran saya kemudian mengajak teman saya untuk mengantar saya ke tempat-tempat yang indah yang bisa membuat mata menjadi fresh dan tentunya udara yang segar.
Desa Gombong sendiri berada berada di daerah perbukitan, di bawah lereng Gunung Slamet. Hawanya sejuk dengan panorama alam yang indah. Dengan tipografi alam seperti itu Desa Gombong memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan dengan desa lainnya. Salah satu tempat yang bisa dijadikan tempat wisata adalah perkebunan teh.
Dari perkebunan teh kita dapat memandang luas Desa Gombong dan sekitarnya, Gunung Slamet pun juga dapat kita lihat karena alam sedang bermurah hati.
Masyarakat di Desa Gombong kebanyakan bermata pencaharian sebagai petani sayuran, banyak sayur mayur yang bisa ditanam di daerah ini antara lain kubis, cesim, lombok, cabe rawit, kentang, tomat, bawang bombay, seledri, buncis dan wortel. Dan yang sedang populer di daerah ini adalah kebun strowbery.
Meskipun sayuran-sayuran dan tanaman dapat tumbuh subur tetapi masyarakat masih kesulitan mendapatkan air apalagi di musim kemarau, untuk mengatasinya masyarakat mengandalkan air tadah hujan dengan membuat penampungan air. Sejauh ini, Desa Gombong diproyeksikan oleh Pemerintah Kabupaten sebagai sentra kegiatan agrobisnis berpola modern atau lebih dikenal dengan program agropolitan. Jadi bagi yang belum berkunjung silahkan mampir sambil menikmati hawa segar pegunungan.

Jumat, 01 Februari 2013

Pasar Malam Mulyoharjo

Pasar Malam
Salah satu hiburan murah meriah bagi masyarakat adalah pasar malam, pasar malam yang ada di Pemalang berbeda dengan pasar malam yang ada di daerah Yogyakarta dan sekitarnya.
Kalau di Yogyakarta sebelum acara grebeg biasa seminggu sebelumnya ada pasar malam tetapi kalau di Pemalang pasar malam di sini hanya semacam hiburan rakyat tidak ada yang melatar belakangi. Lokasi pasar malam kali ini (01/02/13) berada di sebelah barat Lapangan Mulyoharjo Pemalang.
Berbeda dengan pasar malam yang dulu di adakan di depan Gedung Koperasi, pasar malam di Mulyoharjo lebih banyak arena permainannya. Selain murah meriah banyak aktifitas yang ada di lokasi pasar malam yang dapat diabadikan, seperti foto-foto yang terekam di bawah ini.
susahnya mencari angle
penjual kerak telor

penjual kacang dan es limun

komedi putar



Rabu, 30 Januari 2013

Bendung Sungapan Penggarit

Pagi tadi (30/01/13) langit Pemalang begitu cerah setelah beberapa hari dihiasi langit mendung. Kesempatan ini tidak saya sia-siakan untuk jalan-jalan sekalian berangkat ke kantor, berangkat dari rumah sekitar jam delapan kurang rencana mau mencari jembatan tua yang ada di daerah Penggarit. Dari jalan Pemuda sepeda motor saya pacu ke arah Paduraksa, sampai Pasar Paduraksa belok kiri, setelah itu anda akan menemui papan penanda Dusun Sungapan. Ikuti saja jalan tersebut sampai menemui pertigaan,dari pertigaan ambil kanan. Baru beberapa meter berjalan di depan ada pemandangan yang sudah lama tidak saya temui.
ada dua penampakan
Ternyata ada bendungan di daerah Penggarit namanya Bendung Sungapan letaknya sendiri berlokasi di Dusun Penggarit, Desa Sungapan, Kec. Taman, Kab. Pemalang, Jawa Tengah. Setelah melihat sekitar bendungan, melihat cuaca yang cerah sayang sekali kalau tidak diabadikan, berikut ini beberapa foto yang berhasil saya abadikan.
penanda bendung dengan ejaan lama

jembatan penghubung

jembatan kayu

kawasan bendungan
Rencana mencari jembatan tua pun tertunda untuk sementara. Sore hari kayaknya boleh juga di coba, kapan-kapan semoga bisa datang lagi ke tempat ini dan berharap alam dapat bersahabat. Foto-foto lain dapat dilihat di galeri rumputilalang.