Tampilkan postingan dengan label air terjun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label air terjun. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Januari 2013

Curug Selarong, Gaungnya Kalah Dengan Goa Selarong

Foto-foto pada postingan ini sebenarnya sudah lama diambil tetapi belum sempat saya posting, maka pada kesempatan ini baru sempat terealisasi. 
Berawal dari obrolan dengan teman main bahwa di daerah Obyek Wisata Gua Selarong ada air terjun atau curug yang letaknya tidak jauh dari lokasi gua maka kami bersama teman kami yang kebetulan rumahnya berada di daerah Kasongan berangkat ke lokasi untuk membuktikan perkataan teman kami.
Dan ternyata benar, ada air terjun yang pada saat diambil foto ini debit air terjun tidak begitu banyak. Kalau dari kejauhan curug ini tidak terlihat karena lebatnya rerimbunan tanaman di sekitar lokasi curug. Letak Curug selarong sendiri berada di Dusun Kentolan Lor, Guwosari Pajangan Bantul.
Pada saat kami datang sudah ada beberapa pengunjung yang sudah datang terlebih dahulu, akhirnya kami memutuskan menyusuri curug dari bawah sekalian menunggu pengunjung sepi.
Jalan menuju curug pada saat itu belum begitu bagus bahkan mungkin tidak dibikin bagus entah sengaja agar terlihat alami atau memang belum tergarap. Karena tidak banyak orang yang tahu keberadaan curug ini, pengunjung hanya tahu keberadaan Gua Selarong yang terkenal dengan persembunyian Pangeran Diponegoro.
Sebagai obyek pendukung, mungkin pihak pengelola bisa menambahkan papan penunjuk arah menuju ke Curug Selarong. Maka bagi anda yang berkunjung ke Obyek Wisata Gua Selarong tidak ada salahnya melepas kelelahan dengan berkunjung ke Curug Selarong, dan nikmati keindahan serta kesegaran airnya.

Selasa, 21 Juni 2011

Menikmati Air Terjun Alami di Curug Sibedil

Pemalang di pikiran saya adalah daerah di Pantai utara pulau Jawa, kota kecil yang di apit daerah Pekalongan dan daerah Tegal, Jawa Tengah yang daerahnya tentu saja panas dan tidak ada tempat yang bagus untuk dikunjungi.Ternyata pikiranku salah besar, Pemalang ternyata mempunyai banyak pilihan tempat wisata, antara lain pegunungan hijau, telaga, dan juga air terjun atau curug. Perburuan saya kali ini akan mencari air terjun  di daerah Pemalang, yaitu air terjun atau curug Sibedil. Dinamai Sibedil karena tidak jauh dari lokasi obyek ini terdapat sebuah batu yang bentuknya mirip sebuah bedil. Curug Sibedil terletak di desa Sima di Desa Sima Kecamatan Moga (kurang lebih 46 Km arah Barat Daya Kota Pemalang). Menuju Curug Sibedil tidak ada penanda arah, jadi saya harus bertanya pada penduduk sekitar.
Jalan menuju Curug Sibedil masih sangat alami, berupa tangga berundak dari tanah bercampur batu kali.
Aliran air Curug Sibedil terlihat dari rerimbunan pohon bambu yang lebat sebelum kita menuju ke bawah.
Ketinggian Curug Sibedil sekitar 20m dan dikelilingi oleh pohon-pohon yang rindang. Daya tarik Curug Sibedil adalah banyaknya air terjun di sekitar curug bahkan sekeliling curug penuh dengan pancuran air yang kecil kecil yang menjadikan curug ini enak di pandang mata.
Curug Sibedil sebenarnya bukan tempat wisata, jadi keaslian dan kerindangannya masih terjaga dengan baik. Kondisi air di curug lumayan bersih walau ada beberapa sampah anorganik.
Dapat pelangi walau kecil di antara bebatuan dan rimbunnya tanaman di sekitar air terjun kecil.
dapat ROL walau tipis
Ketika akan pulang, karena dirasa sudah puas akhirnya naik ke atas, sampai di jalan berundak berpapasan dengan bocah-bocah sekitar curug. Akhrinya saya turun lagi untuk melihat aktivitas mereka, dan ternyata dengan tanpa rasa malu mereka melepas pakaian kemudian bermain air curug. Ketika saya memotret aktivitas bocah-bocah itu, sikap mereka juga acuh seakan tidak ada orang lain yang memperhatikan.
anak-anak bermain air

Rabu, 27 April 2011

Aura Mistis di Air Terjun Wanagama

Pengalaman ini bermula ketika saya berburu air terjun di daerah hutan Wanagama. Perjalanan dari Yogyakarta lebih kurang satu jam perjalanan, dari info yang saya dapat ada beberapa air terjun di kawasan hutan Wanagama. Air terjun yang ada di foto ini sebenarnya bukan air terjun yang saya cari, karena berbeda dengan gambar yang saya lihat di internet. Kejadiannya berawal ketika kami sampai di pos penjagaan, kami harus berurusan dengan masalah administrasi, karena terlalu panjang kami memutuskan untuk mengurungkan niat kami untuk masuk lebih dalam ke kawasan hutan. Kami kemudian berbalik arah ke jalan semula, pada saat melewati jembatan ada pemandangan yang menarik menurut saya. Setelah mengabadikan sebentar dan menikmati pemandangan sekitar, tiba-tiba teman saya penasaran  dengan suara gemuruh air, kemudian kami mencoba menghampiri sumber suara dan ternyata suara tadi adalah suara air terjun. Saya mencoba mengambil gambar tetapi tempatnya susah untuk mengambil posisi yang pas. Ketika akan beranjak dari tempat itu saya melihat temen saya berbicara dengan bapak di seberang sungai padahal ketika sampai di tempat tadi tidak ada seorang pun selain kami bertiga. Kemudian temen saya bertanya apakah ada jalan menuju air terjun, bapak tadi hanya menunjukan dengan tangannya dari atas ke bawah. tanpa berpikir yang aneh-aneh kami pun bergegas naik menuju jalan raya sambil menunggu orang yang lewat. Dan benar saja ada
ketemu ibu-ibu
ibu-ibu yang habis panen kacang tanah lewat, lalu saya menanyakan apakah ada jalan turun ke arah air terjun. Ibu tadi bilang ada tetapi jalannya curam dan licin, kami di minta berhati-hati. Kami kemudian mencoba turun, dan benar saja jalan yang kami lewati memang curam dan licin untung saja ada batang-batang pohon yang tumbang, bisa buat pegangan jika tanah licin. Setelah melalui perjuangan akhirnya kami sampai di air terjun, suasana mistis sangat terasa, di tambah lagi pohon-pohon besar yang mengelilingi kawasan air terjun. Tanpa berpikiran yang aneh-aneh saya pun mengabadikan air terjun dari berbagai sudut. Lagi-lagi temenku temenku melihat keanehan di air terjun ini, dari atas dia melihat dua bocah turun melalui jalan yang kita lewati tadi, ketika dia mengobrol dengan temen saya yang satu, dua bocah tadi sudah
sampai di bawah. Dengan membawa alat pancing dua bocah tadi lau menuju ke arah sungai. Saya masih asyik mengambil gambar, temen saya yang lain turun menuju ke arah dua bocah tadi untuk mencai info air terjun yang lain. Bocah tadi bilang ada satu lagi,masih satu aliran sungai dengan air terjun ini. Yang mengejutkan dari info bocah tersebut adalah bahwa air terjun yang kami datangi dulu pernah untuk uka-uka, tetapi kami tetap berpikir positif. Setelah puas mengambil gambar dua temenku
 naik duluan, saya masih asyik mengambil gambar, saya naik bersama dua bocah tadi. Sampai di atas saya jadi teringat perkataan bapak yang kami temui ketika mencari lokasi air terjun, bapak tesebut bilang” kalau sudah sampai air terjun, kalau kita tertarik sesuatu yang ada di daerah itu jangan diambil. Karena dulu pernah ada kejadian, ada yang mengambil sesuatu sebelum sampai rumah sudah diminta mengembalikannya. Hal ini semakin menguatkan aura mistis di air terjun Wanagama ini.
 

Kamis, 07 April 2011

Merasakan cipratan air di curug(air terjun) Banyunibo

Banyak orang mengatakan bahwa Gunung Kidul adalah daerah yang sulit mendapatkan air, ternyata tidak semuanya benar. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya sumber air seperti telaga atau air terjun. Dari beberapa air terjun, salah satunya adalah air terjun Banyunibo, nama yang tidak asing di telinga orang jawa. Banyu artinya air sedangkan nibo artinya jatuh, jadi banyunibo artinya air yang jatuh atau air terjun. Air terjun Banyunibo terletak di Desa Batur, Kel. Putat, Kec. Patuk, Gunung Kidul. Rute yang bisa ditempuh dari Yogyakarta ke arah Patuk sampai simpang tiga Sambipitu ambil arah Desa Wisata Bobung yaitu desa sentra kerajinan topeng. Dari gapura Desa Wisata Bobung lurus sampai ketemu masjid di kiri jalan, setelah itu bisa tanya masyarakat setempat.


Selasa, 08 Maret 2011

Air terjun (curug) Bengkawah

Air terjun ini masih sangat alami dan layak anda kunjungi seagai agenda wisata anda. Terletak di Desa Sikasur Kecamatan Belik (+ 35 Km arah Selatan Kota Pemalang) Kabupaten Pemalang, merupakan sebuah curug elok dengan ketinggian sekitar 20 meter. Curug ini mempunyai 2 buah air terjun yang saling berjejeran dengan debit air yang begitu banyak dan putih mempesona. Akses menuju curug ini tidk begitu susah, dari jalan raya kita kemudian masuk ke lokasi, kemudian parkir kendaraan, kemudian jalan kaki menuju curug.

Jumat, 15 Oktober 2010

CURUG Tegalrejo, Gedangsari









                        lokasi curug ini berada di Desa Tegalrejo, Gedangsari, Gunung Kidul, Yogyakarta

Selasa, 12 Oktober 2010

Curug Mbatur Benowo Purworejo




Beberapa daerah di Purworejo memiliki aset wisata yang potensial untuk dikembangkan, antara lain curug atau air terjun. Salah satu obyek potensial yang belum tergali adalah Curug Mbatur Benowo yang terdapat di Desa Benowo, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Tempatnya masih alami dan asri, cocok untuk para petualang atau penjelajah.

Curug Klesem Benowo

 Beberapa daerah di Purworejo memiliki aset wisata yang potensial untuk dikembangkan, antara lain curug atau air terjun. Salah satu obyek potensial yang belum tergali adalah Curug Klesem Benowo yang terdapat di Desa Benowo, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Tempatnya masih alami dan asri, cocok untuk para petualang atau penjelajah.



Senin, 11 Oktober 2010

Air Terjun Semirang


Lokasinya berada di Desa Gogik, Ungaran, Kabupaten Semarang. Air terjun ini memiliki keindahan alam yang seperti hutan dan memiliki ketinggian ± 45 meter.
 Tiket masuk wisata ini terbilang murah yakni Rp 3.000 per orang. Mencapai air terjun Semirang dibutuhkan tenaga yang ekstra, karena pengunjung harus mendaki jalan setapak sepanjang kurang lebih 1 km. Pengunjung yang tidak terbiasa berolah raga pastinya akan merasa capai untuk menuju puncak, karena medannya seperti naik gunung. Naik turun melewati tangga, sungai kecil dan banyak pepohonan yang tinggi dan rindang.