Setelah selesai mengabadikan jembatan Kali Galeh saya diajak oleh pak Tijab untuk melihat bangunan lama dengan tetenger passarlegie 1925. Karena penasaran saya pun mengikuti beliau. Ternyata hanya sebuah bangunan kecil. Yang membuat heboh adalah adanya semacam tetenger atau tulisan PASSARLEGIE yang bertahun 1925.Tetenger ini ditemukan ketika para pekerja yang sedang membongkar Pasar Legi Parakan yang akan direnovasi.
Sebelumnya bangunan ini menurut pak Tijab berguna sebagai mushola, karena ada tetenger tersebut bangunan ini tidak ikut diruntuhkan menunggu perintah dari dinas yang terkait. Seiring dengan temuan tersebut kini di sebelah bangunan dipasang spanduk penanda Ndugil Pasar Legi atau Golek Tilas Kadipaten Menoreh 2013.





